SUARASB - Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat mewarnai kegiatan "Jalan Santai dan Senam Sehat” yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Banten.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bapak Dedi Suryadi,SH. selaku Kepala Desa Sungai Burung, serta masyarakat Desa Sungai Burung yang turut berpartisipasi dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut juga menjadi hasil kolaborasi antara pemerintah desa bersama Kelompok KKN 91 Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Kelompok 1 dan 2 KKL IAIN Pontianak.
Jalan santai dan senam bersama bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Sejak kegiatan dimulai, suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme masyarakat yang hadir dan berbaur bersama dalam semangat kebersamaan.
Kehadiran Mahasiswa KKN dan KKL di Desa Sungai Burung mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat. Sejak awal pelaksanaan program pengabdian, mahasiswa dinilai mampu membangun hubungan yang baik dengan warga serta memberikan kontribusi positif melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kepala Desa Sungai Burung, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta kontribusi mahasiswa di Desa Sungai Burung Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah.
Apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar menjalankan program akademik. Melalui KKM, mahasiswa belajar memahami realitas sosial secara langsung, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam bentuk pengabdian yang nyata.Kolaborasi antara Desa Sungai Burung dan Mahasiswa KKN KKL dalam kegiatan Jalan Santai dan Senam Sehat juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat. Pembangunan desa tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, harmonis, dan berdaya.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah agenda seremonial, tetapi mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, semangat yang tercipta dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kesehatan dapat tumbuh bersama kebersamaan, dan kebahagiaan dapat hadir ketika masyarakat saling menguatkan. Kegiatan ini menjadi gambaran sederhana bahwa sebuah desa yang sehat bukan hanya ditandai oleh masyarakat yang aktif berolahraga, tetapi juga oleh masyarakat yang mampu berjalan bersama, bergerak bersama, dan saling peduli demi masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini diharapkan menjadi kenangan sekaligus inspirasi bahwa dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama, dapat lahir perubahan besar bagi Desa Sungai Burung.