SuaraSB - Pemerintah Desa Sungai Burung menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdesa) sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 serta daftar usulan prioritas (DU RKPDes) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sungai Burung ini dihadiri oleh Kepala Desa Sungnai Burung beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, Pengurus KDMP, Direktur BUMDes, pengurus PKK, Ketua Linmas, perwakilan KPM, LPM, kader Posyandu, Tim Penyusun dan Verifikasi RKPDes, kepala sekolah Paud Barakah,TK Satu Atap SDN 1 Segedong dan SDN 1 Segedong, Gapoktan, Ketua Karang Taruna, serta tokoh masyarakat.
Musyawarah dibuka dengan pemaparan dari Sekretaris Desa Sungai Burung yang menyampaikan berbagai prioritas permasalahan di desa serta arah kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar unsur masyarakat dalam merumuskan program kerja agar hasil pembangunan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Camat Segedong menyampaikan materi terkait prioritas permasalahan dan kebijakan pembangunan di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Dalam pemaparannya, ia menekankan beberapa program prioritas pemerintah daerah yang perlu didukung oleh desa, antara lain partisipasi dalam pelaksanaan perayaan HUT RI.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ketua Tim Penyusun RKPDes yang menjelaskan dokumen perencanaan, sebelum dilakukan penyepakatan bersama terhadap Rancangan RKPDes Tahun 2026. Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyetujui usulan prioritas DU RKPDes Tahun 2027.
Sebagai wujud partisipasi masyarakat, forum juga menyepakati penetapan delegasi desa sebanyak 6 orang, dengan komposisi minimal 30% perwakilan perempuan.
Rangkaian Musrenbangdesa ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Musrenbangdesa Tahun 2027, yang menjadi dasar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di Desa Sungai Burung. Melalui forum partisipatif ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan desa yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan.